Purwokertohitz.com, – KPK periksa pejabat Unsoed di gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas, Kamis (20/8). Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan pihak terkait Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Pemeriksaan tersebut berlangsung cukup lama dan melibatkan sedikitnya enam orang. Mereka terdiri dari sejumlah pejabat dan pihak yang berkaitan dengan Unsoed.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pemeriksaan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan masih berlangsung hingga sekitar pukul 22.45 WIB. Dengan demikian, pemeriksaan berlangsung kurang lebih 10 jam.
Baca juga : Persija Jakarta Menang 2-1 atas Police Tero, Shin Tae-yong Soroti Perkembangan Tim
Kedatangan dan pemeriksaan sejumlah pejabat Unsoed oleh tim KPK tersebut menjadi perhatian. Pasalnya, beberapa nama yang terlihat menjalani pemeriksaan merupakan pejabat yang memiliki posisi penting di lingkungan kampus.
Salah satu pihak yang terlihat menjalani pemeriksaan adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.
Selain Noor Farid, terdapat pula Wakil Rektor III Unsoed Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Norman Arie Prayoga.
Dikutip dari TRIBUNBANYUMAS.COM, pemeriksaan tersebut tidak hanya melibatkan dua wakil rektor Unsoed. Sejumlah pihak lainnya juga turut menjalani pemeriksaan di gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas.
Salah satu di antaranya adalah Eko Sumanto, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed.
Sementara itu, tiga pihak lainnya disebut berasal dari eksternal Unsoed. Mereka yakni Adhi Wiharso, Dian Mulia Wardhana atau Kating, serta Mulyono atau Nono.
Dengan demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun, total terdapat enam orang yang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK di Mapolresta Banyumas.
Pemeriksaan KPK Berlangsung Sekitar 10 Jam
Proses pemeriksaan terhadap keenam pihak tersebut berlangsung sejak siang hingga malam hari. Tim KPK mulai melakukan pemeriksaan sekitar pukul 12.00 WIB di gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas.
Hingga sekitar pukul 22.45 WIB, sejumlah pihak masih menjalani pemeriksaan. Durasi pemeriksaan yang cukup panjang tersebut membuat awak media tetap berada di sekitar lokasi untuk memantau perkembangan.
Belum diketahui secara resmi materi yang ditanyakan oleh tim penyidik KPK kepada masing-masing pihak.
Begitu pula dengan perkara yang menjadi dasar pemeriksaan. Hingga pemeriksaan berlangsung, belum ada penjelasan resmi dari KPK maupun Unsoed mengenai pokok perkara yang sedang ditangani.
Di sela pemeriksaan, Wakil Rektor I Unsoed Noor Farid sempat keluar dari gedung Satreskrim sekitar pukul 15.32 WIB.
Noor Farid keluar untuk menunaikan salat Ashar di masjid yang berada di kawasan Mapolresta Banyumas.
Saat berjalan menuju masjid, Noor Farid tampak didampingi sejumlah orang. Setelah selesai menunaikan salat, ia kemudian kembali menuju gedung Satreskrim untuk melanjutkan pemeriksaan.
Awak media yang berada di lokasi sempat mencoba meminta keterangan kepada Noor Farid terkait keberadaannya di Mapolresta Banyumas.
Namun, Noor Farid tidak memberikan penjelasan mengenai pemeriksaan tersebut. Ia hanya tersenyum sebelum kemudian masuk kembali ke gedung melalui bagian samping.
Baca Juga : Penambangan Pasir Cindaga Banyumas Disorot, Belum Ada IPR Meski Masuk WPR
Norman Arie Prayoga Sebut Pemeriksaan Dilanjutkan di Jakarta
etelah pemeriksaan berlangsung hingga malam, sejumlah pihak mulai keluar dari gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas.
Salah satu yang terlihat meninggalkan lokasi adalah Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga.
Saat ditanya awak media mengenai tujuan setelah meninggalkan Mapolresta Banyumas, Norman menyebut pemeriksaan akan dilanjutkan di Jakarta.
Namun, ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai alasan pemeriksaan maupun materi pertanyaan yang diberikan penyidik KPK.
“Anu tidak boleh ngomong,” ucap Norman singkat saat sedang menuju ke mobil, seperti dikutip dari TRIBUNBANYUMAS.COM.
Norman saat itu terlihat mengenakan peci hitam dan masker putih.
Ia kemudian masuk ke dalam mobil berwarna hitam dengan nomor polisi R 1019 KH.
Sejumlah pihak lainnya juga terlihat meninggalkan gedung Satreskrim menggunakan kendaraan berbeda.Beberapa mobil yang terlihat di lokasi di antaranya memiliki nomor polisi R 1086 UA dan R 1047 TH.
Tidak ada keterangan lebih lanjut yang disampaikan kepada awak media mengenai agenda setelah mereka meninggalkan Mapolresta Banyumas.
Polresta Banyumas Beri Fasilitas Ruangan untuk KPK
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, membenarkan bahwa pihaknya memberikan fasilitas ruangan kepada tim KPK untuk melakukan pemeriksaan.
Dengan demikian, gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas digunakan sebagai lokasi pemeriksaan yang dilakukan oleh tim KPK terhadap sejumlah pihak tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak menjelaskan mengenai perkara yang sedang ditangani KPK.
Keterangan dari Kapolresta Banyumas sejauh ini berkaitan dengan fasilitas tempat yang diberikan kepada tim KPK untuk melaksanakan pemeriksaan.
Sementara itu, proses pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait Unsoed tetap berlangsung hingga malam.
Perkara Pemeriksaan Belum Dijelaskan
Hingga pemeriksaan berlangsung, KPK maupun pihak Unsoed belum memberikan keterangan resmi mengenai perkara yang menjadi dasar pemeriksaan terhadap enam pihak tersebut.
Begitu juga dengan status dan materi pemeriksaan masing-masing pihak yang belum dijelaskan kepada publik.
Baca juga : Bus Sekolah Gratis Banyumas Tambah Koridor, Rute Kalibagor-Banyumas Mulai Uji Coba
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemeriksaan berlangsung sekitar 10 jam, mulai pukul 12.00 WIB hingga 22.45 WIB di gedung Satreskrim Mapolresta Banyumas.
Karena belum ada penjelasan resmi dari KPK, belum dapat diketahui lebih jauh mengenai perkara yang sedang ditangani maupun keterkaitan masing-masing pihak.
Informasi selanjutnya masih menunggu keterangan resmi dari KPK dan pihak Unsoed.






