Purwokertohitz.com, Purwokerto – Warga Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, dibuat geger setelah menemukan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di dalam gerobak satai pada Selasa dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa(21/7).
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat lengkap dengan perlengkapan bayi. Mengutip dari Tribun Banyumas , polisi kini masih menyelidiki siapa pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.
Kapriatun (50), warga RT 03 RW 03 Kelurahan Mersi, menjadi orang pertama yang mengetahui keberadaan bayi itu. Saat itu ia sedang bersiap berjualan ketika mendengar suara tangisan bayi yang cukup keras dari luar rumah.
Baca juga : Pemkab Banyumas Salurkan Bansos Rp195 Juta untuk 26 Penderes Korban Kecelakaan Kerja
Awalnya, Kapriatun mengira suara tersebut berasal dari bayi milik tetangganya. Namun, karena tangisan terus terdengar tanpa henti, ia mulai curiga.
“Posisi saya lagi siap-siap mau jualan. Jam tiga lebih dengar suara bayi nangis kenceng. Saya kira bayi tetangga karena sebelah memang ada bayi perempuan, tapi kok nangisnya lepas terus,” ujar Kapriatun.
Tak lama kemudian, suaminya yang hendak keluar rumah untuk membeli kupat mencoba mencari sumber suara tersebut. Setelah dicek, ternyata tangisan berasal dari sebuah gerobak satai yang terparkir di samping rumah mereka.
“Bapak mau keluar beli kupat, terus bilang kayaknya di gerobak. Pas dicek ternyata benar, ada bayi. Saya bingung sampai gemetaran,” katanya.
Bayi Ditemukan Lengkap dengan Perlengkapan
Saat ditemukan, bayi laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar lima hari itu berada dalam kondisi sehat. Bayi mengenakan pakaian dan diselimuti kain.
Di samping bayi juga terdapat berbagai perlengkapan yang diduga sengaja disiapkan oleh orang yang meninggalkannya.
“Ada dua botol susu, susunya masih hangat, dot dua, tisu basah, tisu kering, termos atau tempat air panas, popok juga ada. Bayinya pakai baju dan ditutup selimut,” jelas Kapriatun.
Warga Langsung Hubungi Aparat
Warga lainnya, Kusindrawati (65), mengatakan dirinya datang ke lokasi setelah mendapat laporan penemuan bayi tersebut. Ia mengaku sempat ragu untuk langsung mengangkat bayi sebelum memastikan kondisinya aman.
“Saya mulanya tidak mau asal ambil. Akhirnya saya ambil lalu saya dudukkan. Ternyata ada dua botol susu dan susunya masih hangat. Berarti yang menaruh bayinya sudah persiapan,” ujarnya.
Setelah itu, Kusindrawati segera menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT setempat. Bayi sempat akan dibawa ke kantor polisi, namun karena situasi masih sepi, bayi sementara dibawa ke rumah warga hingga akhirnya dilaporkan ke instansi terkait.
Sekitar pukul 08.00 WIB, bayi kemudian dibawa ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bukan Kejadian Pertama
usindrawati mengungkapkan, lokasi penemuan bayi tersebut ternyata pernah menjadi tempat kejadian serupa.
Menurutnya, sekitar satu tahun lalu juga ditemukan bayi yang ditinggalkan di lokasi yang sama. Namun, bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Ini bukan yang pertama. Setahun yang lalu juga ada bayi ditemukan ditinggal di situ tapi meninggal,” ungkapnya.
Lokasi penemuan bayi diketahui berada tidak jauh dari Panti Asuhan Harapan Mulia.
Baca juga :Rekomendasi Laptop Bisnis dengan Daya Tahan Baterai Panjang
Polisi Masih Selidiki Pelaku
Sementara itu, Kasat PPA Polresta Banyumas AKBP Sitowati membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
Ia mengatakan, bayi kini telah diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, sedangkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang meninggalkan bayi tersebut.
“Ya betul, sementara bayi sudah diserahkan ke Dinas Sosial. Untuk pelaku, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Sitowati.







https://shorturl.fm/riiZu