BeritaPendidikan

BSI Explore di Desa Karangpakis: Mahasiswa Belajar Beradaptasi dan Berkontribusi

×

BSI Explore di Desa Karangpakis: Mahasiswa Belajar Beradaptasi dan Berkontribusi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa peserta BSI Explore mengikuti kegiatan senam bersama di Desa Karangpakis
Mahasiswa peserta BSI Explore mengikuti kegiatan senam bersama di lingkungan Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.

Purwokertohitz.com, Cilacap – Kegiatan BSI Explore di Desa Karangpakis menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan masyarakat sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan baru. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 03 Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, mulai 5 Agustus hingga 25 Agustus 2026. Jumat (14/8).

Kegiatan BSI Explore diikuti mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Purwokerto. Selama berada di Desa Karangpakis, mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga dan menjalankan sejumlah program kerja.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar dari lingkungan kampus, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung di tengah masyarakat. Mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta menyesuaikan diri dengan kondisi dan kebiasaan warga.

Baca juga : BSI Explore Desa Jetis Cilacap: Mahasiswa Rasakan Kehidupan Warga 

Kegiatan BSI Explore juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Desa Karangpakis. Interaksi yang dilakukan diharapkan dapat membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan warga.

Bertemu Orang Baru Jadi Pengalaman Menarik 

Bagi mahasiswa, mengikuti BSI Explore memberikan pengalaman baru karena mereka dapat bertemu dengan masyarakat dan orang-orang dari lingkungan yang berbeda.

Salah satu mahasiswa peserta BSI Explore, Laola, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan kegiatan ini memberikan kesempatan untuk mendapatkan kenalan baru dan membangun kerja sama dengan pihak lain.

“Pastinya senang banget, kita ketemu orang baru, punya kenalan baru, kita kerja sama dengan universitas sebelah,” ujar Laola.

Menurut Laola, bertemu dengan orang baru menjadi salah satu hal yang menarik selama mengikuti kegiatan. Mahasiswa dapat belajar berkomunikasi dan bekerja sama dalam menjalankan kegiatan di lingkungan desa.

Pengalaman tersebut juga membuat mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri. Berada di tengah masyarakat tentu berbeda dengan kegiatan sehari-hari di lingkungan kampus.

Adaptasi dengan Warga Menjadi Tantangan 

Selama mengikuti BSI Explore, mahasiswa menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan masyarakat. Mereka harus memahami kondisi warga dan menyesuaikan program kerja yang telah direncanakan.

Maychita, salah satu mahasiswa peserta BSI Explore, mengatakan salah satu tantangan berkaitan dengan pelaksanaan program kerja di tengah masyarakat.

“Mungkin dari masyarakat, kadang kita mengadakan proker dan lain-lain,” kata Maychita.

Menurutnya, mahasiswa perlu menyesuaikan kegiatan dengan kondisi masyarakat. Komunikasi dengan warga menjadi bagian penting agar program kerja dapat berjalan dengan baik.

Melalui proses tersebut, mahasiswa belajar bahwa sebuah kegiatan tidak hanya membutuhkan persiapan, tetapi juga kerja sama dengan masyarakat. Keterlibatan warga dapat membantu mahasiswa memahami situasi di lapangan.

Pengalaman berinteraksi dengan warga juga menjadi pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih terbuka dan mampu bekerja sama dengan orang lain.

Baca juga : Cara Mengecek Bansos lewat Situs Resmi Kemensos 2026, Cukup Pakai NIK KTP 

Mahasiswa Berharap Kegiatannya Berdampak 

Selain mendapatkan pengalaman, mahasiswa berharap kegiatan BSI Explore dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Karangpakis.

Maychita mengatakan dirinya berharap kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya menjadi kegiatan selama berada di desa, tetapi juga dapat memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat.

“Saya berharap kegiatan yang kami lakukan itu dapat berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Maychita.

Harapan tersebut menjadi salah satu tujuan mahasiswa dalam menjalankan berbagai program kerja. Mereka ingin kegiatan yang dilakukan dapat memberikan pengalaman sekaligus manfaat bagi warga.

Untuk mewujudkan hal tersebut, mahasiswa perlu memahami kebutuhan masyarakat dan menjalin komunikasi yang baik. Dengan begitu, kegiatan yang dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi di lingkungan desa.

Kades Karangpakis Dukung BSI Explore 

Kepala Desa Karangpakis, Rudin, menyambut baik kegiatan BSI Explore yang dilaksanakan mahasiswa UBSI Purwokerto. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi dengan masyarakat.

Rudin berharap pengalaman selama berada di Desa Karangpakis dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika kembali ke lingkungan masing-masing.

Kepala Desa Karangpakis Rudin saat memberikan keterangan terkait kegiatan BSI Explore
Kepala Desa Karangpakis pak Rudin menyambut baik kegiatan BSI Explore yang melibatkan mahasiswa UBSI Purwokerto di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.

“Kesan kami dari Pemerintah Desa, setelah dilaksanakan kegiatan dari mahasiswa dan mahasiswi BSI ini, tentunya menjadi acuan ke depannya. Kegiatan ini dapat menjadi sarana sekaligus bekal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan warga masyarakat, baik di sini maupun ketika kembali ke lingkungan masing-masing. Dengan adanya kegiatan seperti ini, pengalaman dan pengetahuan mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat akan semakin bertambah,” ujar Rudin.

Menurut Rudin, pengalaman berada di tengah masyarakat memberikan pembelajaran yang berbeda bagi mahasiswa. Mereka dapat belajar memahami kondisi warga, berkomunikasi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa mendapatkan pengalaman, sedangkan warga dapat ikut terlibat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan.

BSI Explore Jadi Pembelajaran di Tengah Masyarakat 

Kegiatan BSI Explore di Desa Karangpakis menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan menjalankan program kerja.

Kegiatan yang berlangsung pada 5 Agustus hingga 25 Agustus 2026 tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Bagi mahasiswa, pengalaman bertemu dengan orang baru dan beradaptasi dengan lingkungan desa menjadi pembelajaran yang penting. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke lingkungan masing-masing.

Baca juga : Al Qadsiah Tawar Tijjani Reijnders Rp1 Triliun, Masa Depannya di Man City Jadi Sorotan 

Sementara bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui berbagai program yang dijalankan selama BSI Explore.

Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan BSI Explore di Desa Karangpakis diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman di luar kampus, tetapi juga belajar memahami pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kepedulian terhadap masyarakat.

 

Info Daftar Kuliah Akreditasi Unggul  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *