Purwokertohitz.com, – Persija Jakarta menang 2-1 atas Police Tero dalam laga uji coba di Thailand. Dua gol Macan Kemayoran diborong Rayhan Hannan dalam pertandingan yang berlangsung di Alpine Football Camp Training, Bangkok, Rabu (19/8).
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Persija setelah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) selama sepekan di Thailand. Namun, bagi pelatih Shin Tae-yong, skor akhir bukan menjadi ukuran utama dari pertandingan uji coba tersebut.
Shin Tae-yong justru ingin melihat sejauh mana pemain mampu menerapkan materi latihan, pola permainan, serta instruksi taktikal yang diberikan selama TC.
Baca juga : Penambangan Pasir Cindaga Banyumas Disorot, Belum Ada IPR Meski Masuk WPR
Mengutip TRIBUNJAKARTA.COM, Shin Tae-yong menilai perkembangan permainan menjadi perhatian utama Persija dalam rangkaian uji coba di Thailand.
Rayhan Hannan Jadi Pembeda
Pertandingan Persija Jakarta melawan Police Tero menjadi bagian dari persiapan menuju kompetisi Super League 2026/2027.
Rayhan Hannan tampil sebagai pembeda setelah mencetak dua gol yang membawa Persija mengamankan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi skuad Macan Kemayoran setelah sebelumnya menjalani latihan intensif selama berada di Thailand.
Meski demikian, Shin Tae-yong tidak ingin para pemain terlalu larut dalam kemenangan. Menurutnya, pertandingan uji coba harus dimanfaatkan untuk mengukur perkembangan tim secara menyeluruh.
Laga melawan Police Tero menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat apakah program latihan yang sudah diberikan mulai terlihat ketika pemain berada di lapangan.
Dengan demikian, kemenangan tersebut bukan hanya soal tambahan kepercayaan diri, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi Persija menjelang musim baru.
Shin Tae-yong Tidak Fokus pada Skor
Shin Tae-yong menegaskan bahwa hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut lebih ingin melihat bagaimana para pemain menjalankan pola permainan dan instruksi yang sudah diberikan dalam sesi latihan.
Menurut Shin Tae-yong, proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi.
“Saat ini, daripada skor, yang penting adalah jalannya pertandingan, pola permainan, dan sejauh mana para pemain mengikuti taktik yang diinginkan pelatih,” ujar Shin Tae-yong.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persija masih berada dalam tahap membangun fondasi permainan. Setiap pertandingan uji coba digunakan untuk mengetahui sejauh mana pemain memahami strategi yang diterapkan oleh tim pelatih.
Shin Tae-yong juga melihat adanya perkembangan positif dari permainan anak asuhnya.
“Saya rasa hal itu sangat positif,” lanjutnya .
Penilaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Persija yang sedang mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2026/2027
Semua Pemain Persija Mendapat Kesempatan Bermain
Selain kemenangan, pertandingan melawan Police Tero juga menarik karena seluruh pemain Persija mendapatkan kesempatan tampil.
Shin Tae-yong membagi komposisi pemain dalam dua babak. Para pemain yang tampil pada babak pertama kemudian digantikan oleh pemain lainnya pada babak kedua.
Baca juga : BSI Explore di Desa Karangpakis: Mahasiswa Belajar Beradaptasi dan Berkontribusi
Strategi tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk mendapatkan menit bermain sekaligus menunjukkan perkembangan masing-masing.
Cara ini juga membantu tim pelatih melihat kondisi fisik pemain setelah menjalani program latihan intensif.
Shin Tae-yong menilai kondisi fisik skuad Persija berada dalam keadaan cukup baik.
“Semua pemain bermain masing-masing satu babak. Kondisi fisik mereka bagus dan saya rasa mereka bermain dengan baik,” kata Shin Tae-yong.
Kesempatan bermain tersebut tentu menjadi bagian penting bagi para pemain. Selain menjaga kebugaran, mereka juga memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan dan beradaptasi dengan pola permainan yang diinginkan pelatih.
Persija Tidak Sekadar Mengejar Kemenangan
Dalam pertandingan uji coba, kemenangan memang dapat meningkatkan kepercayaan diri tim. Namun, Persija Jakarta tidak ingin menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya tolok ukur.
Shin Tae-yong ingin melihat perkembangan tim secara bertahap. Pola permainan, kedisiplinan menjalankan instruksi, kondisi fisik, serta kemampuan pemain memahami strategi menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan.
Karena itu, kemenangan 2-1 atas Police Tero tetap harus disertai evaluasi.
Tim pelatih dapat menggunakan pertandingan tersebut untuk mengetahui bagian permainan yang sudah berjalan sesuai rencana maupun sektor yang masih perlu diperbaiki.
Pendekatan ini menjadi penting karena Persija masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027.
Rangkaian uji coba di Thailand pun menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk mendapatkan gambaran mengenai komposisi tim yang akan digunakan pada musim baru.
Persija Jakarta Hadapi Chiangrai United
Setelah menghadapi Police Tero, Persija Jakarta masih memiliki agenda pertandingan uji coba lainnya di Thailand.Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Chiangrai United pada Sabtu (22/8).
Pertandingan tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Jika pada laga melawan Police Tero seluruh pemain diberikan kesempatan bermain, pertandingan menghadapi Chiangrai United diperkirakan akan memberikan gambaran berbeda.
Shin Tae-yong sebelumnya berencana menurunkan komposisi terbaik ketika menghadapi Chiangrai United.
Langkah tersebut dapat menjadi kesempatan bagi sang pelatih untuk melihat perkembangan tim secara lebih menyeluruh, terutama dalam menghadapi lawan dengan komposisi pemain utama.
Bagi pemain Persija, laga tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan kepercayaan lebih dari Shin Tae-yong.
Baca juga : BSI Explore Desa Jetis Cilacap: Mahasiswa Rasakan Kehidupan Warga
Kini, perhatian Persija beralih ke pertandingan berikutnya. Hasil melawan Chiangrai United diharapkan bisa memberikan gambaran lebih jelas mengenai kesiapan skuad sebelum menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Bagi Shin Tae-yong, yang terpenting bukan sekadar berapa gol yang mampu dicetak Persija, melainkan bagaimana tim berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.






