Purwokertohitz.com, – Mengutip dari Kompas.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, meski sebagian besar wilayah telah memasuki musim kemarau, Senin(27/7).
Sebelumnya, pada 13–14 Juli 2026, BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah.
Curah hujan tertinggi tercatat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mencapai 75 milimeter per hari. Hujan juga terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, serta Kota Medan, Sumatera Utara.
Baca juga :Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Resmi Dibuka Pre-Order di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya
“Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih aktif, termasuk aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin. Kedua fenomena tersebut masih berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia,” tulis BMKG.
erdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat pada Senin, 27 Juli 2026, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan.
Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga memprediksi potensi cuaca ekstrem masih berlanjut pada Selasa, 28 Juli 2026. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Sedangkan potensi angin kencang diprakirakan melanda Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Utara.
Baca juga: Bupati Banyumas Jenguk Korban Tribun VIP Ambruk di GOR Satria, Pastikan Penanganan Medis Optimal
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat hujan lebat maupun angin kencang. Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca.






