Berita

Uang Rp 1,54 M untuk Kuliah Anak Rusak Kena Banjir Rob, Ida Datangi BI Tegal

×

Uang Rp 1,54 M untuk Kuliah Anak Rusak Kena Banjir Rob, Ida Datangi BI Tegal

Sebarkan artikel ini
Uang Rp 1,54 M untuk Kuliah Anak Rusak Kena Banjir Rob, Ida Datangi BI Tegal

Purwokertohitz.com, Jakarta –  Mengutip Kompas.com. Sabtu (4/7), seorang warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bernama Ida mendatangi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal untuk menukarkan uang tunai senilai Rp1,54 miliar yang rusak akibat terendam banjir rob. Uang tersebut disimpan di dalam koper dan rencananya akan digunakan untuk membiayai kuliah anaknya.

Ida mengaku baru beberapa hari lalu teringat bahwa uang tersebut masih disimpan di dalam koper. Saat diambil, koper itu sudah dipenuhi kerak lumpur karena terlalu lama terendam air rob. Akibatnya, lembaran uang di dalamnya menghitam di bagian tepi, lembap, dan saling menempel.

Ida mengaku baru beberapa hari lalu teringat bahwa uang tersebut masih disimpan di dalam koper. Saat diambil, koper itu sudah dipenuhi kerak lumpur karena terlalu lama terendam air rob. Akibatnya, lembaran uang di dalamnya menghitam di bagian tepi, lembap, dan saling menempel.

Baca juga : Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Perkuat Maung Bandung di Super League 2026/2027 

“Sempat panik uangnya rusak. Kebetulan ada kenalan orang bank yang menyarankan untuk ditukar di BI,” ujar Ida.

Setelah menerima permohonan penukaran tersebut, petugas BI Tegal langsung memeriksa seluruh uang yang dibawa Ida. Petugas menghitung kembali jumlah uang dan memisahkan lembaran-lembaran yang saling menempel sebelum meneliti kondisinya lebih lanjut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, membenarkan adanya permohonan penukaran uang rusak dari warga Batang tersebut.

“Uang tersebut merupakan milik Ibu Ida, warga Batang, yang mengalami kerusakan akibat rumahnya terendam air rob. Dia datang untuk menukar dengan uang baru,” kata Bimala.

Baca juga :  Swiss Tumbangkan Aljazair 2-0, Pastikan Tiket ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 

Setelah melalui proses penelitian sesuai dengan ketentuan yang berlaku, BI menyatakan tidak seluruh uang tersebut dapat diganti. Dari total Rp1,54 miliar yang diajukan untuk ditukarkan, sebanyak Rp1,51 miliar memenuhi syarat untuk diganti dengan uang layak edar. Sementara itu, sisanya tidak dapat diganti karena tidak memenuhi persyaratan.

“Dari Rp1,54 miliar, setelah diperiksa hanya Rp1,51 miliar yang bisa diganti uang layak edar,” tutur Bimala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *