Purwokertohits.com , Jakarta – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Purwokerto, Jawa Tengah, yang digelar Kamis (20/8) malam.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut kegiatan penyelidikan tertutup itu berkaitan dengan dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru.
“Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/8)
Amankan 14 Orang
Dalam OTT KPK di Purwokerto dan Jakarta itu ada 14 orang diamankan. Dua orang diamankan di Jakarta, 12 lagi di Purwokerto.
Dari jumlah tersebut 9 di antaranya, termasuk Akhmad Sodiq, dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga : Chamber of Scholars UBSI Purwokerto Jadi Chapter Baru bagi Maba Penerima Beasiswa
“Sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang,” sebut Budi.
OTT ke-19 KPK
OTT terhadap pejabat Unsoed ini merupakan yang ke-19 sejak periode Januari 2026. Namun, baru kali ini dugaan korupsinya terindikasi terjadi di dunia pendidikan.
Baca Juga : Vietnam vs Thailand Berakhir 2-2, Vietnam Juara ASEAN Hyundai Cup 2026
Dari 19 kali OTT, kepala daerah menjadi pihak yang paling banyak tertangkap, dengan total 1 wali kota dan 10 bupati.






