Purwokertohitz.com, – Mengutip dari Kompas.com, PT Indika Energy Tbk (INDY) mengungkapkan bahwa PT Kideco Jaya Agung masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan perseroan hingga kuartal I 2026. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, Kideco berkontribusi sebesar 72,8 persen terhadap pendapatan kotor konsolidasi Indika. Informasi tersebut disampaikan dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai dugaan rencana divestasi saham Kideco, Rabu (29/7).
Laporan keuangan mencatat Kideco Masih Dominasi Pendapatan Indika Energy, pendapatan konsolidasi Indika mencapai 493,2 juta dollar AS pada kuartal I 2026. Dari jumlah tersebut, 377,4 juta dollar AS berasal dari PT Kideco Jaya Agung, menjadikannya kontributor utama bagi pendapatan grup.
Selain mendominasi pendapatan, Kideco juga membukukan laba bersih sebesar 42,4 juta dollar AS pada periode yang sama. Sementara itu, laba bersih konsolidasi Indika tercatat sebesar 7 juta dollar AS, sebagaimana tercantum dalam laporan keuangan perseroan.
Baca juga : UBSI Resmi Buka Tiga Prodi Baru di Banyumas, Sleman, dan Tegal
Surat tanggapan tersebut diberikan sebagai respons atas permintaan penjelasan BEI mengenai pemberitaan media yang menyebut Indika tengah mempertimbangkan penjualan sebagian atau seluruh kepemilikan sahamnya di PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari 1 miliar dollar AS.
Namun, Indika memilih tidak memberikan komentar terkait kabar tersebut.
“Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi Perseroan, Perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar,” tulis manajemen Indika dalam surat kepada BEI.
Perseroan menegaskan tetap berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku. Indika juga memastikan setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan sesuai ketentuan keterbukaan informasi.
Baca juga :Intel Bakal Hidupkan Kembali Hyper-Threading di Prosesor Server Xeon Coral Rapids
“Setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku,” tulis perseroan.
Saat diminta menjelaskan bagaimana struktur pendapatan perusahaan apabila divestasi Kideco benar-benar terlaksana, termasuk segmen usaha yang akan menjadi pengganti kontributor utama, Indika kembali menyatakan tidak memberikan komentar atas rumor maupun spekulasi pasar.
Selain itu, perseroan menyampaikan hingga saat ini tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian material lain yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan. Indika menegaskan akan menyampaikan setiap perkembangan yang bersifat material kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku apabila terdapat informasi yang relevan di kemudian hari.






