Purwokertohitz.com, – Rencana relokasi pedagang Jalan Bung Karno Purwokerto mendapat perhatian dari para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Menara Teratai. Mereka tidak menolak penataan kawasan, tetapi meminta pemerintah mempertimbangkan lokasi baru agar tidak berdampak terhadap omzet dan keberlangsungan usaha.
Para pedagang berharap proses penataan dilakukan melalui pembahasan bersama. Menurut mereka, pemindahan tidak cukup hanya dengan menentukan lokasi baru, tetapi juga perlu memperhatikan akses pembeli, fasilitas, kenyamanan, serta potensi keramaian yang dapat mendukung aktivitas perdagangan.
Mengutip dari TRIBUNBANYUMAS.CO.ID, Ketua Paguyuban Bank Street (BST) Ardy Siswanto mengatakan rencana relokasi pedagang Jalan Bung Karno Purwokerto harus benar-benar menjadi solusi bagi semua pihak. Ia meminta pemerintah mengkaji setiap lokasi yang menjadi pilihan sebelum mengambil keputusan.
“Relokasi harus menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah. Lokasinya harus sesuai dan bisa menunjang omzet pedagang,” kata Ardy.
Baca Juga : Iming-iming Keuntungan 7,5 Persen, Warga Sokaraja Banyumas Rugi Rp745 Juta dalam Bisnis Dana Talangan
Kolam Retensi Masih Perlu Dikaji
Salah satu lokasi yang masuk dalam pembahasan pemerintah adalah kawasan Kolam Retensi. Namun, menurut Ardy, lokasi tersebut masih membutuhkan kajian lebih lanjut sebelum digunakan untuk menampung pedagang.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain kapasitas kawasan, akses pengunjung, fasilitas pendukung, hingga kenyamanan pedagang dan konsumen. Hal tersebut dinilai penting karena lokasi berjualan memiliki hubungan langsung dengan keberlangsungan usaha.
Ardy juga menyoroti kemungkinan pedagang ditempatkan menggunakan tenda. Menurutnya, konsep tersebut perlu dipikirkan secara matang, terutama untuk menghadapi kondisi cuaca seperti hujan.
“Kalau direlokasikan pakai tenda, nanti kalau hujan bagaimana? Jangan sampai malah terlihat kumuh di Kolam Retensi,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan ketertiban kawasan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi pedagang yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas jual beli setiap hari.
Paguyuban juga berharap dilibatkan dalam pembahasan rencana tersebut. Sebab, informasi mengenai kemungkinan penempatan pedagang di kawasan Kolam Retensi maupun sisi timur Jalan Bung Karno disebut belum dibahas secara langsung bersama paguyuban.
Pedagang Minta Pendataan Dilakukan
Hal senada disampaikan Luzi Nugroho, salah seorang pedagang yang telah sekitar empat tahun berjualan di Jalan Bung Karno. Ia memahami apabila pedagang yang menggunakan trotoar perlu ditata untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum.
Namun, Luzi meminta pemerintah tidak langsung menyamaratakan seluruh pedagang. Menurutnya, pendataan dan klasifikasi perlu dilakukan agar penataan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pedagang.
“Kalau memang yang menggunakan trotoar harus ditata, kami memahami. Tetapi kami berharap pedagang diajak berdiskusi, jangan tiba-tiba muncul informasi bahwa semuanya dipindahkan ke satu tempat,” kata Luzi.
Ia juga mengkhawatirkan persaingan usaha apabila pedagang dengan jenis dagangan yang sama ditempatkan dalam satu kawasan.
Menurut Luzi, sekitar 90 persen usaha pedagang memiliki jenis yang sama. Jika seluruh pedagang dikumpulkan di satu lokasi, persaingan untuk mendapatkan konsumen dikhawatirkan semakin ketat.
Pemerintah Belum Tetapkan Lokasi Relokasi
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan konsep relokasi pedagang Jalan Bung Karno Purwokerto masih dalam tahap pembahasan.
Baca Juga : Estafet Tunas Kelapa 2026 Berakhir di Banyumas, Jadi Tuan Rumah Hari Pramuka Jateng
Pemerintah belum menetapkan pembagian lokasi secara final. Sejumlah titik masih dikaji, termasuk kawasan Kolam Retensi.
“Ini masih pembahasan. Nanti sebarannya di beberapa lokasi, salah satunya di Kolam Retensi,” ujar Gatot.
Pemerintah juga mempertimbangkan pola penyebaran pedagang ke beberapa lokasi sehingga tidak seluruhnya terkonsentrasi di satu kawasan.
Pendataan pedagang menjadi salah satu bagian penting dalam penyusunan konsep tersebut. Setelah konsep selesai, pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada pedagang agar rencana penataan dapat dipahami secara lebih jelas.
Dengan demikian, relokasi pedagang Jalan Bung Karno Purwokerto hingga kini belum memiliki keputusan final. Pedagang berharap pemerintah tetap membuka ruang dialog sehingga penataan kawasan dapat berjalan tanpa mengorbankan keberlangsungan usaha.
Baca Juga : SpongeBob Tak Lagi Tayang di GTV,
Keputusan lokasi relokasi nantinya diharapkan tidak hanya mampu menata kawasan Jalan Bung Karno, tetapi juga memberikan tempat berjualan yang layak, mudah diakses konsumen, nyaman bagi pedagang, serta tetap memiliki potensi ekonomi.






