Puwokertohitz.com, – Kebakaran di Sokawera Banyumas menghanguskan sebuah rumah semi permanen dan menyebabkan tiga ekor kambing milik warga mati terbakar. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (28/8).
Api diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang dilakukan di sekitar kandang kambing. Kobaran api kemudian merembet ke bangunan kandang sebelum akhirnya menyambar rumah semi permanen milik Sito Sutardi, 70 tahun.
Dikutip dari TRIBUNBANYUMAS.COM, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas, Andaru Budi, mengatakan laporan kejadian tersebut diterima petugas pada pukul 10.46 WIB.
Baca Juga :Apple Event September 2026 Digelar 9 September, iPhone 18 Pro dan iPhone Lipat Jadi Sorotan
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas membakar sampah,” kata Andaru.
Api Merembet dari Kandang ke Rumah
Peristiwa kebakaran di Sokawera Banyumas diketahui ketika Sunarko, 39 tahun, melihat api mulai merembet ke bagian rumah milik Sito Sutardi. Api tersebut diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di dekat kandang kambing milik Eko.
Kondisi api yang semakin membesar membuat situasi menjadi berbahaya. Kobaran api kemudian menyebar ke bangunan kandang dan merembet menuju rumah semi permanen milik Sito.
Melihat api mulai menjalar ke bangunan rumah, Sunarko meminta bantuan kepada tetangganya, Mukhayat. Keduanya kemudian berupaya mencari bantuan dan menghubungi Call Center Pemadam Kebakaran Banyumas.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti petugas. Regu 2 Pos Damkar Tan Induk kemudian bergerak menuju lokasi kejadian di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Penanganan dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran semakin meluas ke area di sekitar lokasi.
Api Berhasil Dipadamkan Pukul 11.35 WIB
Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.35 WIB. Petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi sudah aman dan melakukan pemeriksaan setelah proses pemadaman selesai.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Regu 2 Pos Damkar Tan Induk mendapat dukungan dari sejumlah unsur. Mereka terdiri atas TRC Cilongok, Mitra Damkar, Polsek Cilongok, serta warga sekitar.
Keterlibatan warga dalam penanganan juga membantu petugas melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap peralatan yang digunakan selama proses pemadaman.
Baca Juga : BSI Explore Desa Jetis Cilacap: Mahasiswa Rasakan Kehidupan Warga
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi lengkap sehingga dapat kembali digunakan untuk menangani kejadian lain.
Kerugian Ditaksir Rp57 Juta
Akibat kebakaran di Sokawera Banyumas, rumah milik Sito Sutardi ludes terbakar. Kerugian akibat bangunan rumah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Selain rumah, tiga ekor kambing milik Eko juga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kerugian akibat tiga ekor kambing tersebut diperkirakan sekitar Rp7 juta.
Jika digabungkan, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp57 juta.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa aktivitas membakar sampah perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah dapat merembet apabila berada terlalu dekat dengan kandang, rumah, atau benda lain yang mudah terbakar.
Damkar Banyumas Ingatkan Warga
Pihak Damkar Banyumas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah. Warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan tidak meninggalkan api begitu saja.
Pembakaran sampah yang dilakukan di dekat bangunan atau kandang ternak memiliki risiko apabila api tidak terkendali. Terlebih, material di sekitar lokasi dapat membuat api lebih cepat merembet.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran yang mulai sulit dikendalikan. Penanganan sejak awal dapat membantu mencegah api meluas dan mengurangi potensi kerugian.
Baca juga : BSI Explore di Desa Karangpakis: Mahasiswa Belajar Beradaptasi dan Berkontribusi
Kebakaran di Sokawera Banyumas menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api di lingkungan rumah. Aktivitas sederhana seperti membakar sampah tetap membutuhkan perhatian agar tidak menimbulkan kebakaran dan kerugian yang lebih besar.
Dengan kewaspadaan dan penanganan yang cepat, risiko kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah di lingkungan permukiman maupun sekitar kandang ternak diharapkan dapat diminimalkan demi keselamatan warga dan lingkungan sekitar.






