Purwokertohitz.com, – Google Chrome merupakan salah satu peramban (browser) yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet. Meski demikian, tidak sedikit pengguna yang mengeluhkan Google Chrome berjalan lambat saat membuka situs web, memutar video, atau menjalankan banyak tab secara bersamaan.
Masalah ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pengguna laptop maupun komputer. Kabar baiknya, sebagian besar penyebab Google Chrome lemot dapat diatasi dengan langkah-langkah sederhana tanpa perlu menginstal ulang aplikasi.
Penyebab Google Chrome Menjadi Lemot
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan Google Chrome berjalan lebih lambat dari biasanya, di antaranya:
1. Terlalu Banyak Tab yang Dibuka
Semakin banyak tab yang dibuka secara bersamaan, semakin besar penggunaan memori (RAM). Akibatnya, kinerja Google Chrome dapat menurun, terutama pada perangkat dengan kapasitas RAM yang terbatas.
Baca juga : Delegasi UBSI Masuk Top 5 Best Speaker di Global Youth Congress 2026 Thailand
2. Terlalu Banyak Ekstensi
Ekstensi dapat menambah fungsi dan fitur pada Google Chrome. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak atau terus berjalan di latar belakang, penggunaan sumber daya perangkat akan meningkat sehingga performa Google Chrome dapat menurun.
3. Cache dan Cookie Menumpuk
Cache dan cookie membantu mempercepat akses ke situs web yang sering dikunjungi. Namun, jika dibiarkan menumpuk dalam waktu yang lama, data tersebut justru dapat membuat Google Chrome bekerja lebih berat sehingga performanya menurun.
4. Versi Google Chrome Belum Diperbarui
Menggunakan Google Chrome versi lama dapat menyebabkan Google Chrome tidak bekerja secara optimal. Pembaruan biasanya menghadirkan peningkatan performa, perbaikan bug, serta peningkatan sistem keamanan.
5. Ruang Penyimpanan Perangkat Hampir Penuh
Ruang penyimpanan internal yang hampir penuh juga dapat memengaruhi kinerja berbagai aplikasi, termasuk Google Chrome. Akibatnya, Google Chrome membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses data dan memuat halaman web.
Masalah Google Chrome yang lemot umumnya dialami oleh pengguna yang sering membuka banyak tab, memasang terlalu banyak ekstensi, atau menggunakan perangkat dengan spesifikasi menengah hingga rendah. Namun, pengguna dengan perangkat berspesifikasi tinggi sekalipun tetap dapat mengalami masalah serupa jika Google Chrome jarang dibersihkan atau diperbarui.
Jika Google Chrome mulai berjalan lambat saat membuka halaman, sering tidak merespons, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk memuat situs web, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah gangguan yang lebih serius saat bekerja, belajar, maupun berselancar di internet.
Baca juga : UBSI Kampus Purwokerto Dekatkan Pendidikan Tinggi kepada Generasi Muda lewat Audisi Rita Idol 2026
Google Chrome menggunakan memori (RAM) untuk menjalankan setiap tab, ekstensi, dan proses yang aktif. Ketika penggunaan sumber daya perangkat meningkat, Google Chrome harus memproses lebih banyak data sehingga responsnya menjadi lebih lambat.
Cara Mengatasi Google Chrome yang Lemot
Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:
- Tutup tab yang tidak lagi digunakan.
- Hapus cache dan cookie secara berkala melalui menu Clear Browsing Data.
- Nonaktifkan atau hapus ekstensi yang sudah tidak diperlukan.
- Perbarui Google Chrome ke versi terbaru melalui menu Help > About Google Chrome.
- Restart browser atau komputer setelah digunakan dalam waktu lama.
- Pastikan ruang penyimpanan perangkat masih mencukupi agar sistem tetap berjalan optimal.
- Gunakan fitur Task Manager di Chrome dengan menekan Shift + Esc untuk mengetahui tab atau ekstensi yang paling banyak menggunakan sumber daya.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, performa Google Chrome umumnya akan kembali lebih cepat dan stabil. Selain meningkatkan kenyamanan saat berselancar di internet, perawatan Google Chrome secara rutin juga dapat membantu menjaga keamanan serta mengurangi risiko munculnya error saat digunakan.






