PurwokertoHitz.com – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto siap menggelar kegiatan inspiratif bertajuk Workshop Pahlawan Digital pada 6 November 2025 di Hotel Luminor Purwokerto. Acara ini merupakan bagian dari Program CerMAI (Cerdas & Mahir Artificial Intelligence), yang ditujukan untuk memberikan pelatihan AI kepada 5.000 guru dan 10.000 siswa tingkat SLTA se-Indonesia.
Workshop ini diinisiasi oleh UBSI bersama Digital Creative Community (DICO) sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kecerdasan buatan di kalangan pendidik dan pelajar. Melalui tema besar “The Power of Digital Creativity with AI”, kegiatan ini mengajak peserta untuk mengenal, memahami, dan menerapkan AI sebagai sarana kreativitas digital.
Kepala Kampus UBSI Purwokerto, Chandra Kesuma, M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk menjadi pionir digital di era teknologi cerdas.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa AI bukan sesuatu yang jauh atau sulit. Justru, AI adalah peluang besar bagi guru dan siswa untuk berinovasi dan menciptakan karya bermanfaat,” ujarnya.
Acara ini akan menghadirkan sejumlah pembicara ahli, di antaranya:
- Dr. Ir. Nurul Hidayat, M.Kom, Wakil Dekan Bidang Alumni & Inovasi Bisnis Fakultas Teknik dan Informatika UBSI (Keynote Speaker)
- Kukuh Panggalih, M.Kom, Chief Creative Marketing DICO
- Verry Rianto, M.Kom, Chief Technology Officer DICO
- Ricky Sastra, M.Kom, Partner of DICO
Selain sesi utama, workshop ini juga akan memberikan pelatihan langsung mengenai cara mengoptimalkan teknologi AI untuk mendukung kreativitas di dunia pendidikan dan industri kreatif.
Pendaftaran kegiatan dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/SeminarPahlawanDigitalPWT, dengan biaya yang terjangkau: Rp50.000 untuk mahasiswa/pelajar, Rp100.000 untuk dosen/guru, dan Rp200.000 untuk umum. Peserta juga akan mendapatkan e-sertifikat resmi dari UBSI serta kesempatan untuk bergabung dalam komunitas digital kreatif DICO.
Melalui kegiatan ini, Universitas BSI Purwokerto menegaskan komitmennya sebagai kampus digital kreatif yang aktif mendorong lahirnya talenta muda berdaya saing tinggi di era kecerdasan buatan. Seperti yang diungkapkan Kukuh Panggalih, M.Kom,
“AI bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang cara berpikir kreatif untuk menyelesaikan masalah dunia nyata.”






