Kesehatan

Ingin Diet Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga? Dokter Gizi Ingatkan Risikonya

×

Ingin Diet Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga? Dokter Gizi Ingatkan Risikonya

Sebarkan artikel ini

Purwokertohitz.com , Jakarta – Memiliki berat badan ideal menjadi impian banyak orang. Namun, tidak sedikit yang memilih menjalani program diet tanpa diimbangi dengan olahraga. Berbagai alasan melatarbelakangi pilihan tersebut, mulai dari kesibukan hingga kurangnya motivasi untuk berolahraga. Dokter Spesialis Gizi Klinik *dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK*, mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut memiliki risiko bagi kesehatan. Hal itu disampaikannya dalam siaran langsung bersama detikHealth pada Kamis (9/7).

“Kalau mau kurus tapi tidak olahraga, berat badan memang bisa turun. Yang kami khawatirkan justru ototnya ikut berkurang. Akibatnya tubuh bisa terlihat lebih keriput,” ujar dr. Yaze.
Menurut dr. Yaze, olahraga berperan penting dalam menjaga bahkan menambah massa otot selama proses penurunan berat badan. Dengan begitu, berat badan yang turun berasal dari lemak, bukan dari massa otot.

Ia menjelaskan, berkurangnya massa otot dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan, seperti menurunnya daya tahan tubuh, terganggunya kualitas tidur, hingga memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
“Otot itu penting. Jadi yang seharusnya diturunkan adalah lemaknya, bukan massa otot,” tambahnya.

Baca Juga : Makan Sate Ayam & Kambing Terjangkau di Sate Haji Dori 3 Purwokerto

Selain itu, dr. Yaze mengatakan bahwa diet tanpa olahraga juga berisiko memkolah-SPPGbuat berat badan mengalami fase stuck atau berhenti turun. Kondisi tersebut kerap membuat seseorang kehilangan semangat karena merasa usahanya tidak membuahkan hasil.

Karena itu, ia menyarankan agar program diet tidak hanya berfokus pada pembatasan asupan makanan, tetapi juga diimbangi dengan olahraga secara rutin. Menurutnya, kombinasi pola makan sehat dan aktivitas fisik merupakan cara yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Baca Juga : Meski Dunia Bergejolak, ADB Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 5,2 Persen pada 2026

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *